Bangun pagi ini jam 9.30 pagi membuat saya ga mungkin dikategorikan sebagai anak perempuan baik-baik (“anak perempuan baik-baik itu bangunnya pagi” ato “anak perempuan baik-baik itu kamarnya rapi” ato bahkan “anak perempuan baik-baik itu omongnya halus”. Pertanyaan saya : apa cuma anak perempuan yang wajib bangun pagi2? kenapa kalo anak laki bangunnya siang, kamarnya jorok, omongannya kasar ga dikata-katain? kenapa, kenapa oh kenapa?)
eniwei, postingan ini bukan tentang itu (trus ngapain tadi nulis ttg itu, xin?). Postingan ini mau menceritakan kemarin, yang dengan bangganya saya proklamirkan sebagai hari-pengalaman-pertama. Read the rest of this entry »